Skip to main content

Tugas 2



Doa (Kepada pemeluk teguh)
Karya : Chairil Anwar

Tuhanku…
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamu…

Biar susah sungguh…
Mengingat Kau penuh seluruh…

CahyaMu panas suci…
Tinggal kerdip lilin di kelam sunyi…

Tuhanku…
Aku hilang bentuk,,remuk

Tuhanku…
Aku mengembara di negeri asing

Tuhanku…
Di pintuMu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling…

https://seteteshidayah.files.wordpress.com/2012/09/doa-mengangkat-tangan.jpg?w=298

Assalamualaikum Wr Wb.  Dalam tulisan kali ini saya akan memberikan sudut pandang saya tentang puisi Doa yang diciptakan oleh Chairul Anwar, sebagai kelengkapan tugas  dalam Mata Kuliah Bahasa Visual pada semester  V. Dimana besar harapan saya agar dapat lulus dengan selalu mengerjakan semua tugas-tugas yang telah diberikan dan mendapatkan ilmu yang berguna nantinya.
Saat kita terlahir di dunia, kita dilahirkan dalam keadaan yang bersih dan suci. Kita juga belum tau apa itu agama dan tuhan itu siapa. Kita hanya mengikuti apa yang orangtua kita pilih dan apa yang mereka suruh, sampai ketika kita sudah beranjak dewasa dan sudah bisa mengunakan akal pikiran kita soal dunia dan kehidupan saat itu kita memulai perjalanan hidup.
Doa dalam puisi yang dicipatakan oleh Chairul Anwar  menunjukan kepada manusia yang sedang dalam bertaubat besar, dalam semua kejahatan yang penuh dosa aku tahu bahwa masih ada waktu untuk meminta ampun kepada-Mu.
Untuk manusia yang ragu akan adanya sang pencipta, namun disaat kita sedang tersudut secara tidak sadar kita menyebut nama-Nya. Hal ini sering kita alami sewaktu kita takut akan masalah dunia dan tidak ada jalan keluar sesaat pasti kita akan beristiqfar menyebut nama-Nya.
Ketika kita sedang ada dalam masalah, bercerita kepada teman atau kerabat merupakan salah satu cara kita mencari solusi dalam memecahkan masalah tersebut, kadang cara itu bisa membuat kita sedikit lega karena telah mengeluarkan apa yang ada didalam kepala dan isi hati kita. Tetapi saat kita sedang ada dalam masalah dan kita berdoa kepada-Nya  percayalah kita akan merasakan ketenangan jiwa, walaupun hanya mendapat ketenangan  jiwa insyaallah kita dapat menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi karena dengan hati dan pikiran yang tenang kita tidak akan terburu-buru dalam mengambil sebuah keputusan.
Tak ada jalan yang mudah untuk mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, pasti ada proses untuk mendapatkannya rugi waktu, tenaga, dan uang itu sudah pasti tetapi belum tentu kita mendapatkannya. Saat semua tidak tercapai hanya perasaan kecewa yang tertinggal, disaat itu kita pasti baru akan mendekatkan diri kepada-Nya.
Kita sering juga mencari muka dihadapan teman, bos, dosen, pacar dosen, calon mertua, ataupun selingkuhan dosen. Hal ini dilakukan lantaran kita ingin terlihat baik dimata mereka dan mendapatkan kepercayaannya, agar mempermudah urusan kita kedepannya. tetapi saat kita mulai terlihat berbohong dihadapan mereka atau sandiwara kita mulai ketahuan mungkin kita akan dijahuin oleh mereka dan kita sendiri akan merasa malu. tetapi mengapa saat kita menghadap tuhan (berdoa)  kita tidak malu, padahal kita sering berjanji kepada-Nya untuk tidak mengulangi kesalahan yang membuat dosa namun kita terus mengulanginya lagi, lagi dan lag. Itulah tuhan, tuhan tidak akan berprasangka buruk kepada hambanya karena tuhan itu Mahapengasih.
Kesimpulan dari semua apa yang telah saya tulis diatas, Bahwa setiap manusia berhak untuk berdoa sekedar menangkan hati ataupun memohon jawaban atas masalah yang sedang dihadapi, percayalah setiap agama pasti mengajarakan sebuah kebaikan tidak ada agama yang menjerumuskan kedalam kejahatan. Karena yang jatuh sekalipun pasti akan diangkat kembali oleh tuhan karena Tuhan itu Mahasegalanya. Demikian sudut pandang saya tentang puisi Doa - Chairul Anwar, Tidak ada alur yang bisa di ulur Wasalammualaikum Wr Wb.

Comments

Popular posts from this blog

Bebas Batas

Assalamualaikum Wr Wb. Bertemu lagi dan lagi dengan saya, Dalam tulisan kali ini saya akan mengulas dan meberikan sudut pandang saya tentang beberapa karya yang ada di pameran seni rupa yang bertema BEBAS BATAS   yang diselenggaran di galeri nasional jakarta, sebagai kelengkapan tugas   dalam Mata Kuliah Bahasa Visual pada semester   V. Dimana besar harapan saya agar dapat lulus dengan selalu mengerjakan semua tugas-tugas yang telah diberikan dan mendapatkan nilai yang memuaskan nantinya. “BEBAS BATAS”   Pameran Seni Rupa karya ‘seniman /difabel’ ini adalah acara pertama kali, dan diselanggarakan khusus oleh Direktorat Kesenian, Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementerian Pendidikan Kebudayaan, serta didukung oleh Galeri Nasional Indonesia, Agency for Cultural Affairs, Government of Japan – International Exchange Program Executive Committee for Disabled people’s Culture & Arts for Japan, PT Angkasa Pura II, dan PT Transportasi Jakarta. Pameran ini menjadi ba...

Persepsi Gambar

Assalamualaikum Wr Wb.  Untuk tugas  ini kita akan membahas gambar sesuai dengan perspektif kalian,karena semakin kesini semakiin panjang  kata yang harus tulis. Mungkin banyak kalimat saya yang berantakan. Sungguh dalam mengerjakan tugas ini saya sangat bersungguh-sungguh karena saya tau kelengkapan tugas  dalam Mata Kuliah Bahasa Visual pada semester  V. Dimana besar harapan saya agar dapat lulus dengan selalu mengerjakan semua tugas-tugas yang telah diberikan dan mendapatkan nilai yang memuaskan nantinya. 1.        Botol   Minum Air Mineral Dalam dunia jurnalis kita ketahui bahwa para wartawan/pers selalu berusaha mencari berita baru entah dari mana, kapan, dan dimana meraka mencari asalkan berita yang didapat sesuai fakta dan berasal dari sumbernya langsung. Biasanya para wartawan/pers yang sedang mengejar suatu berita baru atau yang sedang hangat-hangatnya mereka selalu bertemu disatu titik dimana sumbe...